Emoney
Belum daftar ? Register disini, Lupa password klik disini
Strategi Trading Commodity Dengan Indikator Momentum dan RSI

Strategi Trading Commodity Dengan Indikator Momentum dan RSI

Indikator momentum banyak digunakan oleh para trader komoditas untuk mengukur ketika pasar mengalami oversold atau overbought. Bagi para trader yang masih memegang pepatah lama yakni ‘membeli dengan harga murah dan menjual dengan harga tinggi’, indikator momentum menjadi bagian yang sangat penting untuk mendukung kegiatan trading

RSI merupakan salah satu indikator momentum yang sangat populer. Selain itu, RSI juga merupakan salah satu indikatoryang paling mudah digunakan. Indikator tersebut dapat membantu mengukur tingkat oversold atau overbought pada skala 1 – 100.Pengaturan umum pada RSI adalah 14. Angka tersebut berarti RSI melacak 14 periode terakhir

Hal utama yang ingin dilihat oleh para trader adalah hasil di atas 70 atau di bawah 30. Ketika RSI menunjukkan angka di atas 70, maka berarti pasar mengalami overbought dan berpotensi mengalami koreksi. Sementara itu ketika RSI di bawah 30, hal ini menunjukkan bahwa pasar semakin oversold yang mungkin akan terjadi reli. Angka tersebut tentu saja akan digunakan sebagai tolok ukur untuk membantu trader mengambil keputusan penjualan dan pembelian, bukan sebagai sistem perdagangan

Trading Dengan RSI

Sudah banyak buku – buku trading yang bermunculan mengenai trading dengan indikator momentum dan RSI. Ada banyak teori mengenai trading dengan RSI. Beberapa metode benar – benar tidak memberikan hasol yang efektif. Sementara itu banyak trader yang sukses menggunakan RSI dalam kegiatan trading dengan cara mereka sendiri. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika ingin menggunakan RSI agar indikator tersebut dapat membantu Anda melakukan trading dengan benar dan meminimalisir resiko trading

Salah satu cara terbaik untuk menggunakan RSI adalah dengan mengikuti trend dan memasuki pasar pada kemunduran trend. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah melakukan identifikasi trend pasar. Jika trader menemukan pasar yang mengalami trend lebih tinggi, RSI kemungkinan berada di dekat level overbought 70. Untuk hal ini, trader akan mencari kesempatan membeli ketika pasar mengoreksi sedangkan jika RSI mencapai 30 maka oversold

Metode ini adalah cara yang mudah dan praktis untuk melakukan identifikasi peluang beli di pasar tren. RSI akan menjaga trader agar tidak mengejar pasar jika dalam kondisi overbought. Resiko trader akan jauh lebih rendah jika trader membeli pasar bullish jika tidak dalam keadaan overbought. Selain itu, metode trading seperti ini juga sangat membantu trader untuk disiplin dan bersabar. Pasalnya, tidak sedikit pedagang pemula yang tudaj tahan untuk duduk dan mengamati pergerakan pasar yang naik. Kebanyakan trader ingin mengejar pasar dan kadang masuk ketika posisi sudah tinggi

Sebuah pertanyaan yang banyak ditanyakan oleh para trader adalah apakah mereka harus memasang posisi beli ketika RSI turun di bawah level 30 atau menjual ketika RSI di atas level 70. Sebenarnya tidak ada jawaban untuk pertanyaan tersebut. Jika trader membeli pada koreksi di dalam trend an RSI turun ke dalam kisaran yang diharapkan, trader wajib mencari titik masuk. Titik masuk tersebut sering menjadi daerah dukungan untuk uptrend dan pencegahan untuk downtrend. Trader juga dapat mencari pembalikkan teknis yang menunjukkan pasar sudah berbelok tajam. Hal ini memberikan trader 3 aturan yang baik untuk memasuki pasar yaitu mengikuti tren, masuk pada level support atau level resistance

Bagaimana Melakukan Trading Dengan RSI

Jika berbicara mengenai RSI dan indikator momentum, Anda harus selalu berhati – hati. Beberapa pasar akan masuk ke dalam tren yang sangat kuat tanpa banyak koreksi. RSI akan tetap berada di level oversold atau overbought untuk jangka waktu lama. Jangan langsung tergiur untuk menjual ketika pasar mengalami overbought. Sudah banyak trader yang melakukan kesalahan karena hal ini

Kebanyakan para trader berpengalaman akan menyesuaikan parameter di RSI untuk disesuaikan dengan gaya trading mereka. Beberapa trader tersebut merupakan short term trader (trader jangka pendek) dan mereka seperti RSI yang bergerak cepat sehingga mereka menyesuaikan periode ke angka yang lebih kecil misalnya 4. Selain itu trader juga dapat melihat level yang berbeda untuk oversold dan overbought


Related Links
Transaksi E-Payment
STOK $650
STOK $300
STOK $350
STOK $350
Transaksi Broker Forex
STOK $100
STOK Unlimited
Update Emoney Terkini
Deposit Withdraw & Manual Rebate
Rebate : $ 7 / Lot
Kurs Rebate : 13600 (IDR)
Periode Klaim : Tiap Tanggal 15
Rebate : $ 6 / Lot
Kurs Rebate : 13600 (IDR)
Periode Klaim : Tiap Tanggal 15
Rebate : $ 15 / Lot
Kurs Rebate : 13600 (IDR)
Periode Klaim : Tiap Tanggal 15
Deposit Withdraw & Auto Rebate
Auto Rebate 3 x Seminggu
Auto Rebate : 1.5 Pips
Auto Rebate 2 x Seminggu
Standar :$7/lot | Zero Akun :$2/lot
Auto Rebate 2 x Seminggu
Standar :$15/lot | Zero Akun :$2/lot

We Accept Payment
      
Testimoni

Jam Layanan eMoney

eMoney berharap agar memperhatikan rincian jam layanan berikut agar tidak terjadi kesalahan dalam mendapatkan manfaat dari layanan-layanan yang telah disediakan

Jam Support/Transaksi
Buka pada Hari : 
Senin - Jumat, 08.00-21.00 WIB
Sabtu, 08.00-19.00 WIB

  • 08.00-12.00 Jam Layanan Support/Transaksi
  • 12.01-12.59 Jam Istirahat 
  • 13.00-18.00 Jam Layanan Support/Transaksi
  • 18.01-18.59 Jam Istirahat
  • 17.00-21.00 Jam Layanan Support/Transaksi
  • 21.01-07.59 Off Line 

Tutup pada: 
Minggu 

Hari Libur Nasional 
Hari Libur Kantor (dengan pemberitahuan)

 

Copyright © 2014-2019 www.eMoney.team All Rights Reserved
Kontak Kami

Untuk pertanyaan dan konsultasi, anda dapat menghubungi  kontak yang kami sediakan bawah ini :

Email Hfx Trust Support@eMoney.team
 Whatshapp Hfx Trust 0852 0800 0500  
 Live Chat Hfx Trust LiveChat Sekarang

hfx trust

Changer Online Payment Indonesia

Download Android eMoney
 Download App Android eMoney

https://play.google.com/store/apps/details?id=id.co.emoney.apps